Sabtu, 30 Oktober 2010
Ulat Di Mata Manusia
ini adalah sebuah kisah nyata di ruang operasi RS Dr Soetomo Surabaya !!!!!
tolong dibaca, penting untuk anda, agar anda berhati2 nantinya..
sumpah.. ngeriii….!!! kalau keluar rumah harus pakai kacamata nih,..
Hati-hati jika terkena debu di jalan atau dimana saja, ini telah terjadi
pada seseorang :
Pada Waktu dia berjalan dia pikir kena debu, otomatis matanya dia kucek-kucek.
Setelah beberapa jam matanya agak merah, lalu dia beri obat tetes mata.
Setelah beberapa hari kok dibawah matanya masih merah dan agak bengkak.
Semakin hari dibawah matanya semakin bengkak, lalu dia pergi ke dokter,
setelah di periksa dokter bilang harus dioperasi takutnya ada benjolan
apa….??
Setelah dioperasi benjolan tersebut, maka keluarlah ulat….
Dimana awalnya dia pikir matanya terkena debu, namun ternyata telur ulat.
Makanya hati² jika banyak debu, kalau sakit berkelanjutan hubungi dokter
terdekat.
Nih Fotonya :

untuk teman – teman yang sering mampir blogku, harap berhati2 ya kalau lagi dijalanan.. jangan sampe kemasukan kayak gini. ini di indonesia loh!!! Be Carefull!!
tolong dibaca, penting untuk anda, agar anda berhati2 nantinya..
sumpah.. ngeriii….!!! kalau keluar rumah harus pakai kacamata nih,..
Hati-hati jika terkena debu di jalan atau dimana saja, ini telah terjadi
pada seseorang :
Pada Waktu dia berjalan dia pikir kena debu, otomatis matanya dia kucek-kucek.
Setelah beberapa jam matanya agak merah, lalu dia beri obat tetes mata.
Setelah beberapa hari kok dibawah matanya masih merah dan agak bengkak.
Semakin hari dibawah matanya semakin bengkak, lalu dia pergi ke dokter,
setelah di periksa dokter bilang harus dioperasi takutnya ada benjolan
apa….??
Setelah dioperasi benjolan tersebut, maka keluarlah ulat….
Dimana awalnya dia pikir matanya terkena debu, namun ternyata telur ulat.
Makanya hati² jika banyak debu, kalau sakit berkelanjutan hubungi dokter
terdekat.
Nih Fotonya :

untuk teman – teman yang sering mampir blogku, harap berhati2 ya kalau lagi dijalanan.. jangan sampe kemasukan kayak gini. ini di indonesia loh!!! Be Carefull!!
Label:MISTERI | 0
komentar
Misteri Terbelahnya Bulan Dan Mujizat Nabi Muhammad SAW
Misteri Terbelahnya bulan dan bersatu kembali adalah mukjizat untuk nabi besar Muhammad SAW, berikut adalah cerita mengapa dan kapan bulan itu terbelah. Selamat Membaca! :)
“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah
(Q.S. Al-Qamar: 1)”

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya: Apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?
Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.
Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?
Maka saya menjawabnya: “Tidak, sebab kehebatan ilmiah dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah SAW, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu”.
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah SAW membelah bulan. Kisah itu adalah di masa sebelum hijrah dari Mekah Al-Mukarramah ke Madinah.
Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok) ?”Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ?”Mereka menjawab: “Coba belahlah bulan …”
Maka Rasulullah SAW pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah SWT agar menolongnya. Maka Allah SWT memberitahu Muhammad SAW agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya.
Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!”.
Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Mereka lantas menunggu-nunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”
Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”.Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar).
Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …..” sampai akhir surat Al-Qamar.
“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah
(Q.S. Al-Qamar: 1)”

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya: Apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?
Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.
Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?
Maka saya menjawabnya: “Tidak, sebab kehebatan ilmiah dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah SAW, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu”.
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah SAW membelah bulan. Kisah itu adalah di masa sebelum hijrah dari Mekah Al-Mukarramah ke Madinah.
Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok) ?”Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ?”Mereka menjawab: “Coba belahlah bulan …”
Maka Rasulullah SAW pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah SWT agar menolongnya. Maka Allah SWT memberitahu Muhammad SAW agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya.
Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!”.
Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Mereka lantas menunggu-nunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”
Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”.Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar).
Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …..” sampai akhir surat Al-Qamar.
Label:MUKJIZAT | 0
komentar
Merapi Meletus Lagi, Hujan Abu Hingga 20 Km
VIVAnews - Gunung Merapi kembali meletus. Letusankali ini cukup dahsyat karena hujan abu berlangsung cukup lama dan
pergerakannya mencapai radius lebih dari 10 kilometer.
Menurut laporan reporter tvOne, Muhammad Mustika yang
berada di Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu 30
Oktober 2010, sejak pukul 00.45 WIB terjadi hujan abu dengan letusan
besar dari segala arah.
"Hujan abu keluar selama sekitar 22
menit," kata Mustika yang mendapat informasi dari Balai Penyelidikan dan
Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK). Pengungsi dan sejumlah
wartawan yang berada di Hargobinangun awalnya merasa aman.
Tapi
sekitar setengah jam kemudian, abu vulkanik mulai turun di lokasi yang
berjarak sekitar 20 kilometer. Hujan abu vulkanik juga sangat terasa di
lokasi Hargobinangun.
Di lokasi ini ada sekitar 400 pengungsi.
Suasana panik. Warga mulai diarahkan masuk ke dalam barak. Sedangkan
sejumlah pekerja media mulai masuk ke dalam kendaraannya masing-masing
dan berupaya mencari tempat aman.
• VIVAnews
Label:Lokal | 0
komentar
Web Camera Gunung Merapi
Allah kembali menunjukkan kekuasaannya kepada kita semua. Setelah
sebelumnya Tsunami Mentawai kemarin terjadi letusan Gunung Merapi.
sebelumnya Tsunami Mentawai kemarin terjadi letusan Gunung Merapi.
Semoga Saudara-saudara kita yang terkena musibah diberi ketabahan. Amin.
O, ya jika anda ingin ikut menyaksikan gunung merapi via web cam silakan buka link berikut.
Lokasi web kamera di Plawangan, berjarak 5 km dari puncak Merapi di sisi selatan.
Interfal
image yang diambil setiap 15 detik.Perkiraan matahari terbit dan
terbenam di lokasi penempatan Webcam:Terbit: 06.00 WIB.Terbenam: 17.30 WIB.
Label:Lokal | 0
komentar
10 Penemuan Paling Aneh, Unik dan Kreatif yang Kurang Manfaatnya
aneh unik- Dengar kata 'Jepang', yang teringat di benak biasanya adalah
kreatifitas. Yups, menurut saya, negara ini adalah negara penghasil ide,
barang2 dan benda aneh, unik dan kreatif yang tiada henti.
Seperti yang berikut nih, 10 penemuan paling unik, aneh dan kreatif, tapi kayanya manfaatnya kurang deh.hehehe9. Silahkan cek sendiri...
1. Pelindung Rambut Saat Makan Mi
kreatifitas. Yups, menurut saya, negara ini adalah negara penghasil ide,
barang2 dan benda aneh, unik dan kreatif yang tiada henti.
Seperti yang berikut nih, 10 penemuan paling unik, aneh dan kreatif, tapi kayanya manfaatnya kurang deh.hehehe9. Silahkan cek sendiri...
1. Pelindung Rambut Saat Makan Mi
Sepertinya malah mengganggu y? Tidak baik untuk yang peduli penampilan
2. Penghasil Oksigen
Di buku panduannya tertulis : 'Memiliki 2 fungsi : ingin hidupnya lebih
lama, gunakan di pagi hari. Klo ingin hidupnya lebih singkat, gunakan di
malam hari'
lama, gunakan di pagi hari. Klo ingin hidupnya lebih singkat, gunakan di
malam hari'
3. Penampung air
buat orang yang pandai memanfaatkan keadaan nihhh..
4. Tempat tisu 'online'
Ide yang sangat bagus, klo kmu lupa sama rasa malu
5. Say War to Bug
Mending injek langsung aja y?
6. Foto Panorama
Buat yang bener2 pengen foto panorama, dan pengen agak ribet
7. Dasi Terlalu Serbaguna
G berlebihan klo disebut dari terlalu serba guna. Klo mau, silahkan bawa dongkrak sekalian :D:D
8. Payung Praktis
Praktis, klo kmu males memegangnya. Tapi mungkin g praktis untuk kepala kmu...
9. Alat bertani 10 in 1
Mmm..klo jadwalnya cuma mau pake sekop, harus bawa pacul, arit dan yg laen juga y?
10. Korek AlamiRamah lingkungan, g perlu menebang pohon untuk bikin korek api, g perlu
mengeluarkan gas. Tapi, mohon sabar yaaa... n saat hujan, berhenti dulu
rokoknyaa....
mengeluarkan gas. Tapi, mohon sabar yaaa... n saat hujan, berhenti dulu
rokoknyaa....
Patut diacungi jempol memang. Tapi, klo manfaatnya kuranggg... gmn y??
Label:UNIK | 0
komentar
Asyik Minum, Belalai Gajah Digigit Buaya
Selama ini sering terdengar betapa ganasnya macan atau singa Afrika memburu mangsa, seperti kuda, sapi, banteng, kerbau, dan rusa. Atau buaya yang mengintai hewan-hewan sedang minum dekat rawa persembunyiannya. Tetapi, ada kejadian langka yang tertangkap kamera fotografer amatir bernama Johan Opperman (38) ketika mengunjungi Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan. Foto ini dipublikaskan harian The Sun, 28 Oktober 2010.
Dalam foto itu tampak anak gajah sedang asyik meminum air rawa dengan belalainya. Tiba-tiba, muncul buaya besar dari dalam rawa dan langsung menjepit belalai itu dengan gerahamnya yang kuat dan bergigi tajam.
Tarik-menarik antara anak gajah dan buaya berlangsung beberapa saat. Anak gajah pun memiliki tenaga kuat sehingga mampu menarik buaya itu hingga ke daratan batas rawa.
Anak gajah meraung memanggil keluarganya dan tak berapa lama rombongan gajah datang membantu.
Para gajah itu berusaha menyelamatkan anak dengan meraung dan kakinya menginjak badan buaya. Adegan ini mirip seperti pertarungan antara gajah dan buaya.
Karena buaya dikeroyok kawanan gajah dan nyawanya terancam, akhirnya mangsa yang sudah di depan mata itu pun dilepaskannya.
Johan mengatakan, kejadian itu di siang hari dan tidak biasanya buaya berani main-main dengan hewan raksasa ini. Sudah bisa ditebak, buaya gagal makan siang. "Saya anggap ini hal sangat langka dan, setahu saya, buaya tidak biasanya mencoba untuk menangkap gajah," ujar Johan. (Widodo)
Label:UNIK | 1 komentar
Mahasiswa Malaysia Diperintah Mengungsi
VIVAnews - Kementerian Luar Negeri Malaysia mengimbau mahasiswa Malaysia yang belajar di Yogyakarta bersiap mengungsi jika keadaan
Gunung Merapi semakin membahayakan. Malaysia telah mengirim staf
kedutaan di Jakarta ke Yogyakarta untuk membantu proses evakuasi.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri
Malaysia, 500 mahasiswa itu terdiri dari 495 mahasiswa yang belajar di
Universitas Gadjah Mada dan 5 mahasiswa di Institut Seni Indonesia.
Selain mereka, juga terdapat 34 pelajar Malaysia dan delapan warga
Malaysia lain di Sekolah Agama Sirajol Mukhlasin, Magelang, yang lebih
dekat ke Merapi. Para pelajar ini telah dievakuasi ke sebuah universitas
negeri di Solo pada Rabu kemarin.
Pernyataan yang dikeluarkan Jumat 29 Oktober 2010 itu menyatakan,
Kementerian Luar Negeri mengikuti perkembangan erupsi Gunung Merapi dan
gempa bumi di Mentawai, Sumatera Barat. Menteri Luar Negeri Malaysia
Datuk Seri Anifah Aman juga telah mengirimkan surat duka cita pada mitra
Indonesianya, Marty Natalegawa, pada Rabu lalu.
Kementerian Malaysia, seperti dilansir Bernama, juga menyarankan
kewarganegaraan Malaysia yang berada di sekitar kawasan bencana untuk
menghubungi perwakilan negara di Jakarta, Medan dan Pekanbaru, jika
membutuhkan bantuan.
Pada Selasa lalu, Gunung Merapi mengeluarkan erupsi yang
mengakibatkan 35 orang tewas. Salah satu yang tewas adalah redaktur
senior VIVAnews, Yuniawan W Nugroho. (adi)
Label:Lokal | 0
komentar
Langganan:
Postingan
(Atom)









